Langsung ke konten utama

APASICH ARTI JENIUS MENURUT ANDA? MAMPUKAH SEKOLAH2 KITA MELAHIRKAN ANAK JENIUS TINGKAT DUNIA ?







Dari hasil talkshow tadi malam di Sindo TV, terlihat bahwa banyak anak2 Indonesia yg berpikir bahwa JENIUS itu adalah apa bila berhasil menguasai semua mata pelajaran di sekolah dengan nilai bagus.
Sementara jika PARA JENIUS DUNIA SENDIRI DI TANYA TENTANG APA ARTI JENIUS MENURUT DIRINYA maka beginilah komentar mereka:

1.    Albert Einstein Jenius dalam bidang Fisika Quantum: Jenius adalah apa bila kita selalu menggunakan otak kita untuk berpikir menciptakan sesuatu yg belum pernah di ciptakan oleh orang lain di dunia ini.

2.    Thomas Edison Jenius Mekanika Elektronika dengan 1000 temuan yg di patenkan: Jenius adalah 1% ide dan 99% Kerja keras.

3.    Steven Spielberg Jenius Sinematografi pencipta film2 BOX OFFICE ET, Jurasic Park, Tranformer dll : Jenius adalah apa bila ada melakukan aktivitas yg anda sukai dengan sepenuh jiwa.

4.    Tiger Woods Jenius Golf Hole in one: Jenius adalah ”To love my play” Menikmati permainanku.

5.    Leonardo Da Vinci Jenius di berbagai bidang, seni lukis, ukir, pahat logam, arsitek kota, pembuat senjata, atlet penunggang kuda, Biologi, anatomi, astronomi, Chemist, Pengobatan hingga memasak: Jenius adalah Falling in love with Science.

6.    Vincent Van Goh, Jenius Seni lukis: Jenius adalah beda2 tipis antara pintar dan sinting.

7.    Sir Winston Churchil, Jenius Leadership dan Strategi Perang: Jenius adalah Tidak mengenal kata menyerah.

8.    Prof Howard Gardner, Prof di bidang Pendidikan dan Psikologi dr Harvard, pencetus teori Multiple Intelligences: Jenius adalah potensi bawaan lahir yg dimiliki oleh setiap anak, yg berhasil di gali dan di kembangkan sampai tingkat maksimal oleh orang tua dan lingkungannya.

Banyak lagi komentar dari para jenius dunia lainnya seperti Kahlil Gibran, Stephen Hawking, Mozart tentang jenius.... yg ternyata tidak ada hubungannya sama sekali dengan Makna Jenius yg di pahami oleh anak2 di sekolah.
Yang mengerikan adalah anak2 kita memaknai jenius adalah :
1.    Nilai baik di semua pelajaran; padahal nilai itu sendiri berasal dari soal2 yg sudah ada jawabannya di buku itu artinya sangat bertentangan dengan pendapat Albert Einstein tentang Jenius.
2.    Nilai baik di semua pelajaran: padahal para jenius itu rata2 hanya ahli di satu bidang saja, hanya 1 orang di dunia yg bernama Leonardo Da Vinci yg Jenius hampir di banyak bidang tapi bukan mata pelajaran.
3.    Nilai baik di semua pelajaran: itu artinya tiap anak harus mencintai semua bidang mata pelajaran meskipun faktanya belum pernah ada murid yg menyukai semua pelajaran termasuk para jenius dunia sendiri.
4.    Mana ada orang2 terkenal dan maestro dunia yg hebat di berbagai bidang. Masih ingatkah dengan perbedaan 3 Rudy: Rudy Hadi Suwarno, Rudy Choirodin dan Rudi Hartono...?
5.    Anak2 Indonesia menganggap bahwa jenius adalah milik segelintir orang dan anugrah Tuhan hanya pada anak2 tertentu. Padahal fakta penelitian dari Prof. Howard Garner menunjukkan bahwa setiap anak berpotensi untuk jadi jenius, tapi orang tua dan lingkunganlah yg sering kali telah membunuh potensi jenius mereka.

Jika anak2, para orang tua dan guru2 di Indonesia masih memahami bahwa jenius adalah nilai bagus di semua mata pelajaran maka ini bisa di pastikan bahwa Sekolah2 di Indonesia tidak akan pernah bisa melahirkan anak2 jenius Sekaliber Einstein, Mozart, Thomas Edison dsb...

Sumber asli : https://web.facebook.com/AYAH-EDY-Parenting-141694892568287/
sumber gambar : https://www.merdeka.com/teknologi/deretan-negara-dengan-penduduk-paling-cerdas-di-dunia-indonesia-nomor-berapa.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASEHAT UNTUK ORANG TUA YANG MEREMEHKAN PENDIDIKAN ANAK-ANAKNYA Fadhilatusy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan hafizhahullah Pertanyaan:   Kami mengharap sepatah kata dari fadhilatusy syaikh teruntuk sebagian ayah dan ibu yang masih meremehkan pendidikan anak-anak mereka, terkhusus hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan ibadah seperti shalat, puasa, dan  selainnya. Kami melihat mereka bermudah-mudahan dalam perkara tersebut. Kami menginginkan sepatah kata dari syaikh yang mulia tentang keadaan ini? Jawaban: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وصَلىَّ اللهُ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وأصَحْابِهِ أَجْمَعِينَ . أما بعد، Sesungguhnya anak-anak, selama mereka masih kecil, maka mereka berada di bawah tanggungjawab kedua orang tuanya. Mereka yang akan dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Allah subhanahu wa ta’ala untuk mendidiknya di atas kebaikan dan adab yang baik. Nabi shallallahu ‘alaihi...
INI SELFIE.KU MANA SELFIE.MU?? (Oleh: Ust Abdullah al Jakarty hafizhahullah) Kebiasaan orang untuk berselfie makin menjamur. Bahkan, tidak jarang hanya karena ingin mendapatkan foto yang bagus ditempat atau di momen tertentu, mereka rela pergi jauh, penuh perjuangan sampai mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Sebagian mereka juga rela berselfie di tempat-tempat berbahaya, pada akhirnya benar-benar membahayakan diri sendiri. Ada yang terjatuh dari ketinggian, ada yang tertabrak kereta, dan ada yang tertimpa bahaya lain ketika sedang asyik ber-selfie. Kebiasaan selfie ini tidak hanya dilakukan remaja, tetapi juga digandrungi anak-anak hingga orang dewasa. Apa sie SELFIE itu??? Disebutkan dibeberapa sumber bahwa makna Selfie adalah mengambil foto diri sendiri menggunakan kamera digital atau telepon kamera kemudian menggugahnya ke media sosial. Kebiasaan berselfie mempunyai dampak jelek yang sangat banyak, diantaranya: 1. MEMBUAT GAMBAR MAKHLUK BERNYAWA YANG D...